Pertemuan
ocha dan ulum diperjalanan ,saat ocha hendak kekampus. Itupun tak disengaja
mereka berkenalan,rangga lah yang memperkenalkan mereka.sejak pandang pertama ocha sudah merasakan getaran
aneh di dada nya,ulum memang tife cowok ideal bagi ocha tapi ocha merasa dia
hanya bisa bermimpi untuk memiliki cowok tampan itu.selain sifat nya yang cuek
membuat cha menyadari tak akan mungkin mendapatkan cinta ulum,dan ocha berusaha
menghilangkan perasaan cintanya buat pujaan hatinya itu.
Pagi itu ketika bangun tidur ocha bergegas
mengambil hanphonenya dan mencoba menghubungi
rangga,namun saat henphone rangga bordering ulumalah yang mengangkat telp dari
ocha karna ulum dan rangga memang satu kost.dan pembicaraan mereka berlanjut
karna ulum meminta email facebook
cha,sehingga mereka sering chat dan saat chat ulum minta nope cha dn mereka
semakin dekat dan sering jalan berdua .hampir setiap hari mereka jalan berdua dan setiap hari
berkomunikasi melaui hanphonen dan facebook,dan cha merasa senang bangat karna bentar
lagi impian nya untuk mendapatkan cinta ulum akan menjadi kenyataan.
Malam
itu ulum mengajak ocha ke sebuah
kafe,disana lah ulum mengakhiri persahabatannya dengan ocha dan mulai membina
hubungan barunya.
“ aku mencintai mu cha…!”di sela
keheningan alunan music jess suara ulum terdengar.cha Terdiam
karena gak tau apa yang harus dikatanya saat itu.
“lum apa kamu yakin dengan
ucapan mu yang barusan,aku gak mau cinta mu hanya sebagai sandiwara
belakang,karena bagi aku cinta bukan hanya kata-kata yang gak berakti ,ini
bukan mainan lum….”cha berusaha menyembunyikan kegugupan nya.cha gak mau
cinta ulum Cuma main-main saja.
“cha aku benar mencintaimu bukan untuk mengisi
kekosongan aku saja tetapi karena….”aku
mencintai mu sudah sejak pertama kali
kita bertemu” ulum meneruskan
kata-katanya.malam itu ulum bersusah payah meerangkan kepada cha betapa
cintanya itu tidak
main-main.ocha pun menerima cinta ulum malam itu,dengan girangnya cha memasuki
kamarnya hatinya berbunga-bunga,cinta
dan penantiannya tidak sia-sia.
Suatu
hari cobaan pun akhirnya datang pada cha,saat mereka sedang dinner disebuah
kafe tiba-tiba henpon ulum bordering dan ternyata yang nelp seorang gadis yang
mengaku pacarnya,hampir terpercya rasanya cha malam itu saat.Gadis itu
mengatakan bahwa dia juga kekasih ulum tanpa disadari airmata cha jatuh
berderai.
“jadi selama ini kamu sudah
mempunyai kekasih ya ulum..trus aku siapa?” Apa aku Cuma simpanan mu
saja,sambil menetesakan airmata cha berkata lirih.maafkan aku cha karna selama
ini aku sudah berbohong sama aku tapi satu hal yang tak pernah aku bohongi dari
kamu kalau aku benar-benar mencintaimu. Aku mencintai vidia karna dia baik saja
da selalu mengerti aku ,namun aku tak bisa untuk mencintainya,
“Kalau tak bisa mencintainya mengapa
kamu bisa pacaran sama dia”guman cha sambil berlalu dan ulum mengejar cha
sambil menarik tangan cha ulumpun memeluk cha dengan eratnya.oca tak kuasa
menahan airmatanya.
“mengapa baru sekarang akmu
katakan lum disaat aku benar-benar mencintai dan menyayangimu ulum.sekarang
pilih aku atau dia!”
“Aku tak bisa memilih cha,aku
sangat mencintaimu dan aku juga menyayangi dia”.
Ulum pun ikut menagis da tak
melepaskan pelukan nya,cha terdiam sesaat..
“Cha aku mencintaimu cha,ucap
ulum lagi membuat cha semakin sakit.sambil melepaskan pelukannya cha berkata
,baiklah kalau kamu tak bisa memilih aku yang akan mengalah aku yang pergi
,semoga kamu bahagia bersama dia karna aku hanya orang ketiga cha yang hadir
dalam hidupnya.
Cha …” tiba-tiba ulum memanggil
cha nyaring
“ada apa…???”cha pun terkejut
Berikan lah aku waktu untuk
memikirkan siapa yang aku pilih.karna berat rasanya buat aku menentukan pilihan
ini. Serah lah aku mau pulang kata ocha sambil tetap menangis.
sesampainya dkost cha tidak
berhenti menangis,dia tetap menangis dan terus menangis sampai waktu menunjukkan
pukul 01:00 WIB,sambil terus meratapi
kisah cinta nya kandas dalam waktu singkat.
Ya tuhaan…kenapa kebahagian itu
begitu cepat berlalu,kenapa ya tuhan.
Apa salah da dosaku,apakah aku
tak pantas untuk bahagia seperti yang lainnya,banyak Tanya dalam benak cha saat
itu,disatu sisi ingin melupakan kekasih
yang sangat dicintainya itu namun disisi lain dia tak mau menjadi orang disebut
sebagai perebut pacar orang.
Apa
yang harus aku “ sambil berkata dalam hati”
Henphone yang dari tadi
bordering tak lagi dihiraukannya krn cha tau,ulum lah yang menelpon,namun ada
rasa kagen dalam hatinya,biasanya saat mau tidur dan bangun tidur
Ulum menelpon cha hanya untuk
mengucapakn selamat page cintooo…
Dan malam nya sebelum tidur
nyanyikan lagu sampai cha tertidur pulas,namun malam ini tak lagi nyanyian
dari kekasihnya itu hanya suara tangis yang menemaninya malam itu.sampa jam
menunjukkan pukul 03:00 shubuh,cha masih belum bisa memejamkan mata dan henpon
nya terus bordering dan akhir cha mengapai hp yang terletak diatas meja
belajarnya.cha membaca inbox dhenpon nya, pesan itu dari ulum yang meminta ,cha
untuk angkat telp darinya karna dia kgeeen sekali sama cha meskipun cha gk mau
bicara tapi cukup diangkat saja telp nya karna akan mengurangi rasa kangen nya
sama cha namun cha tak menghirauka sms dari kekasihnya itu,sampai akhirnya cha
pun tertidur pulas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar